Detail Cantuman Kembali
fenomena upwelling di perairan laut maluku utara
kondisi perairan laut maluku sangat berpotensi dalam fenomena upwelling. Untuk mengetahui adanya upwelling di perairan tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah menentukan dan memahami pola angin, menentukan dan memahami pola arus, mendeskripsikan trasnport Ekman, dan menganalisis pendugaan upwelling di perairan Laut Maluku. Data angin dan arus dibuat dalam bentuk windrose, kemudian hasil dari data tersebut digunakan untuk menganalisis adanya fenomena upwelling atau fenomena downwelling. Analisis windrose menunjukkan bahwa pola angin dominan Musim Baratbertiup dari Timur Laut dan pola arus dominan mengalir ke Tenggara. Pada Musim Timur, pola angin dominan bertiup dari Selatan, dan pola arus dominan mengalir ke Utara. Analisis windrose ini dikaitkan dengan sebaran citra satelit. Sebaran citra satelit menunjukkan bahwa pada Musim Barat suhu permukaan 28°-30°C, salinitas permukaan berkisar 34-34,5‰, dan sebaran klorofil berkisar 0,3 mg/m3. Sedangkan pada Musim Timur suhu permukaan 26,5°-27°C, salinitas permukaan 34‰, dan sebaran klorofil 0,3-1 mg/m3. Hasil analisis dari berbagai data yang digunakan, pada Musim Barat terdapat fenomena downwelling dan pada Musim Timur disinyalir terdapat fenomena upwelling.
625.10.05 Vit F
625.10.05
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2010
Surabaya
x, 134 p. : ill. ; 29 cm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...







